5 Tips untuk Mempersiapkan Diri Menjadi Corporate Lawyer

Corporate Lawyer merupakan salah satu impian dari beberapa mahasiswa/I fakultas hukum. Salah satu alasannya mungkin karena bekerja sebagai corporate lawyer dapat memperoleh gaji yang tinggi, terutama dengan tawaran gaji dalam dolar memberi kesan bekerja ditempat ini sungguh sangat prestisius, ditambah dengan pakaian kerja yang sangat formal dengan setelan jas, kemeja, dan dasi menunjukkan kesan yang sangat elegan bekerja sebagai lawyer corporate.



Di Indonesia firma-firma hukum yang menawarkan jasa bidang corporate law bisa dikatakan sudah sangat menjamur terutama jika kita lihat di Jakarta. Hal ini mungkin sangat dipengaruhi oleh lingkungan Jakarta sebagai kota yang kegiatan perekonomian sangat sibuk, ribuan perusahaan nasional atau multi nasional memiliki kantor pusat di Jakarta sehingga otomatis membutuhkan lawyer corporate dalam menangani kasus-kasus hukum mereka. Beberapa corporate lawfirm yang terbesar di Indonesia adalah sebagai berikut:

  1. Hadiputranto, Hadinoto & Partners (HHP) sebagai member of Baker & McKenzie International;
  2. Meli Darsa & Co
  3. Ali Budiardjo Nugroho Reksodiputro (ABNR), member of PRAC, Lex Mundi and INTA 
  4. Hiswara Bunjamin & Tanjung (HBT) in association with Herbert Smith LLP
  5. Mochtar Karuwin Komar (MKK) in association with Clifford Chanc
  6. Assegaf Hamzah & Partners (AHP)
  7. Makarim & Taira S
  8. Ginting & Reksodiputro in association with Allen & Overy LLP

Pada umumnya lawfirm-lawfirm tersebut melakukan seleksi atas calon junior associate dengan memilih langsung bersamaan dengan  seminar-seminar yang diadakan di kampus. Namun tidak menutup kemungkinan untuk langsung melakukan recruitment secara mandiri di kantornya. Sedikit informasi tambahan, Junior Associate merupakan level terendah dalam meniti karir sebagai lawyer corporate sebelum menjadi Senior Associate dan Partner dari salah satu lawfirm corporate.

Beberapa mahasiswa/i fakultas hukum yang baru lulus mungkin agak sedikit kewalahan mengikuti ujian masuk ke sebuah corporate lawfirm, hal tersebut disebabkan karena mereka pada dasarnya belum siap sehingga setiap test yang diikuti selalu gagal dan akhirnya memutuskan untuk mencari pekerjaan lain. Untuk menghindari kegagalan demi kegagalan tersebut kami memberikan 5 tips yang berguna untuk mempersiapkan diri sejak dini untuk bersaing dengan teman-teman fakultas hukum lainnya merebutkan posisi sebagai junior associate di salah satu corporate lawfirm besar di Indonesia yaitu:

Persiapkan Diri Sejak Dini

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, menjadi Corporate Lawyer merupakan pekerjaan yang sangat prestisius sehingga banyak mahasiswa-mahasiwi fakultas hukum akan mengincar pekerjaan tersebut, sehingga persaingan untuk memperoleh pekerjaan tersebut sangat tinggi.

Mahasiswa-mahasiswi fakultas hukum yang ingin bekerja sebagai corporate lawyer maka haruslah mempersiapkan diri sejak dini, artinya ketika masih kuliah ditingkat I atau tingkat II haruslah memikirkan akan menjadi apa kita  ketika sudah lulus, sehingga ketika sudah mengetahuinya maka kita akan bisa mempersiapkan diri dengan matang. Dengan merencanakan diri sejak dini maka secara otomatis akan menjadi pembeda dengan mahasiswa lainya dan teman-teman menjadi benar-benar siap untuk bekerja di sebuah lawfirm corporate. Cara menganalisa sebuah masalah hukum akan lebih tajam ketika kita benar-benar siap, dan hal tersebut menjadikan teman-teman memiliki daya tarik bagi lawfirm manapun.

Dengan demikian untuk mahasiswa/i yang ingin menjadi corporate lawyer akan lebih baik jika mempersiapkan diri sejak dini dan menetapkan rencana-rencana yang dilakukan untuk bersaing sebagai legal associate  pada lawfirm terbesar di Indonesia, Persiapan yang dilakukan secara dini akan membuat kamu matang dari segi pengetahuan hukum, pengetahuan yang kita punya tidak hanya sekedar lapisan luarnya saja, namun lebih detail dan mendalam.

“tetapkan akan menjadi apa setelah lulus! Tetapkan Rencana!”

Persiapkan diri dengan Ilmu Corporate Law yang Baik

Ilmu hukum yang berhubungan dengan corporate law adalah materi-materi yang akan diuji pada ujian sebagai  junior associate sekaligus akan menjadi modal teman-teman saat bekerja di sebuah corporate lawfirm. Beberapa Aspek yang berhubungan dengan corporate law adalah Hukum Perdata, Hukum Perikatan, Hukum Jaminan, Hukum Perseroan Terbatas, Hukum Penanaman Modal Dalam Negeri dan Asing, Hukum Kekayaan Intelektual, Persaingan Usaha dan lain sebagainya.

Materi yang di uji untuk recruitment Junior Associate adalah materi-materi hukum perusahaan yang sangat mendasar, antara lain adalah:

  • Syarat-syarat Sahnya Perjanjian (1320 Burgerlijk Wetboek);
  • Jenis-jenis Hukum Jaminan dan aplikasinya dalam praktik (biasanya adalah contoh kasus);
  • Tata cara pendirian PT, Dasar Pertanggungjawaban Organ-Organ Perusahaan, bagaimana pertanggungjawaban terbatas itu dapat dikesampingkan(piercing corporate veil);
  • Masalah-masalah penanaman modal asing dan Daftar Negative Indonesia

Mereview jasa yang ditawarkan oleh satu lawfirm akan sangat mempengaruhi soal-soal yang akan di ujikan.

Materi-materi tersebut secara umum dikuasai oleh mahasiswa fakultas hukum terutama teman-teman yang mengambil jurusan khusus hukum perusahaan atau mungkin dibeberapa fakultas menyebutnya jurusan hukum bisnis. Yang menjadi tantangannya adalah bagaimana teman-teman bisa menjelaskan secara sederhana dan dengan bahasa inggris yang baik sehingga pendengar bisa mengerti apa yang anda maksud.

Bahasa Inggris yang Baik adalah Harga Mati

Bahasa inggris yang baik adalah harga mati. Mengapa Demikian? Hal tersebut disebakan karena sebagian besar dari klien corporate lawyer adalah Pihak Asing yang menanamkan saham mereka di Indonesia,  sehingga lawfirm  yang memiliki jasa corporate lawyer  akan mengutamakan mahasiswa/I yang memliki kemampuan berbahasa inggris yang baik.

Teman-teman tidak cukup  hanya memiliki pengetahuan tentang corporate law yang detail dan mendalam, tetapi teman-teman harus juga dapat menjelaskan dengan menggunakan bahasa inggris yang baik. Bahasa inggris hukum memiliki istilah-istilah khusus yang sangat unik penggunaannya dalam sebuah kalimat bahasa inggris hukum sehingga menambah wawasan atas istilah hukum dalam bahasa inggris akan sangat membantu untuk menjelaskan pendapat-pendapat hukum kepada klien.

Sebagian besar Recruitment corporate lawyer terdiri dua tahap, yaitu tahap ujian tertulis dan wawancara partner. Kedua tahap ujian tersebut akan menggunakan bahasa inggris, sehingga teman-teman harus memiliki skill writing dan speaking yang sama baiknya. Mengikuti khursus bahasa inggris atau bergabung di kegiatan-kegiatan Asian Law Student Association National (ALSA) masing-masing kampus sangat membantu untuk meningkat skill bahasa inggris teman-teman.



Membangun Link yang Baik dengan Senior

Membangun hubungan yang baik dengan senior kampus sangat berpengaruh pada saat recruitmen sebagai legal associate, karena tidak menutup kemungkinan senior teman-teman akan bekerja di salah satu corporate lawfirm besar Indonesia. Lawfirm sering sekali meminta rekomendasi dari alumni dalam melakukan sebuah recruitment.

Rekomendasi  ini penting ketika pada kondisi dimana hasil ujian didapatkan beberapa kandidat yang secara skill yang dibutuhkan sama baik. Jika dihadapkan dengan kondisi tersebut maka peranan kedekatan dengan salah satu junior atau senior legal assoiate akan menjadi penting, terkesan kolusi memang, tetapi hal itu akan selalu terjadi karena lawfirm  besar akan selalu memastikan bahwa calon karyawannya harus benar-benar siap.

Membangun link yang baik dengan senior kampus merupakan investasi pribadi yang hasilnya bisa teman-teman dapatkan beberapa tahun kedepan.

Menambah pengatahuan non-hukum yang mendukung pekerjaan sebagai corporate lawyer

Ketika 4 tips di atas telah dilaksanakan oleh teman-teman, maka menambah pengetahuan lain diluar pengetahuan ilmu hukum bisa jadi membuat teman-teman akan terlihat berbeda dengan pesaing lainnya, perbedaan tersebut tentu mendatangkan kebaikan pada teman-teman. Pengetahuan lain diluar ilmu hukum akan menambah wawasan teman-teman dan akan membuat analisa teman semakin tajam dan lebih kreatif.

Beberapa pengetahuan non-hukum yang bisa dipelajari adalah ilmu akutansi, ekonomi, investasi, dan lain sebagainya. Ilmu non-hukum tersebut membuat teman-teman dapat menganalisa masalah tertentu secara out of the box, hal tersebut akan sangat disenangi oleh teman sekerja ataupun atasan kita nantinya.

Demikian lima tips tersebut, semoga bisa bermanfaat bagi teman-teman yang baru berkuliah di fakultas hukum atau yang akan lulus. Apabila teman-teman punya tips lain boleh ditulis di komentar ya.

ooo00Terimakasih00ooo


Leave a Reply